Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Pada Akhirnya, Aku Mengerti Mengapa Kamu Pergi Lebih Dulu

Gambar
  Belakangan hari-hari terasa jauh lebih berat dijalani dari biasanya. Hidup ditengah hiruk-pikuk sosial dan aku masih bisa berfungsi dengan baik. Bahkan sangat baik. Tapi siapa yang tahu apa yang terjadi dibalik pintu kamar itu. Aku duduk di tepi tempat tidur, termenung mengharapkan satu sosok untuk hadir disana. Sayangnya, aku sadar bahwa itu tidak mungkin bisa terjadi sekalipun aku mengemis pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Aku selalu berdiri kokoh layaknya benteng yang disiapkan untuk tahan dalam setiap cuaca. Seperti seorang prajurit yang dibentuk untuk tangguh dalam setiap peperangan. Ya, aku mungkin cukup tahan dan tangguh untuk menang dari beberapa peperangan di dalam hidup. Tapi ketika kembali dari medan berat itu, aku akan diam dan bertanya di dalam hati – siapa yang akan membasuh luka-luka ini? Aku pernah tak sengaja membaca sebuah kalimat sederhana – “hidup memang sulit, tapi selama ada Ibu semua akan terasa baik-baik saja" . Aku bahkan melihat trend di sosial media baga...

Mengenal Kata Cukup Sebelum Kehilangan Diri Sendiri

Gambar
  Dalam sebuah hubungan, ada satu momen dimana rasanya waktu berhenti sejenak hanya untuk menunjukkan sesuatu. Seperti sebuah kaca yang tiba-tiba pecah, dan seperti kabut yang tiba-tiba hilang begitu saja. Pada akhirnya kita tiba pada satu fase yang penuh kesadaran tapi juga penuh tanda tanya. Sayangnya, ini bukan tentang orang lain, tapi tentang diri sendiri. Seberapa jauh hubungan itu membuat kita kehilangan diri sendiri? Selama ini kita selalu diajarkan bagaimana cara menyayangi orang lain dengan usaha yang penuh. Kata mereka melakukan sesuatu untuk orang lain merupakan salah satu bentuk dari bahasa kasih sayang. Tapi bagaimana jika semua itu pada akhirnya membuat kita “ kering ” di dalam? Mungkin bukan rasa sayangnya yang salah, tapi pasti ada bagian lain yang belum tuntas kita pelajari. Terkadang kita terlalu banyak mempertimbangkan orang lain sampai lupa jika kita juga punya hak yang sama. Jika kita mampu menyayangi dengan cara yang all in kepada orang lain, lantas menga...

Menjadi Diri Sendiri Bukan Sebuah Kesalahan

Gambar
  Pernah gak sih kamu menatap cermin dan bertanya – sebenarnya aku ini siapa? Di momen itu rasanya seperti kamu tidak benar-benar mengenali wajah yang ada dihadapanmu. Terkadang segudang keraguan dan ketakutan muncul bersamaan ketika menyadari bahwa masih ada bagian dari diri yang disembunyikan. Seperti sebuah beban yang diam-diam tertahan hanya karena tidak yakin – bagaimana jika sisi paling jujur dari diri ini tidak sesuai dengan standar yang ada? Sejak dulu kita telah dikenalkan dengan banyaknya standar perempuan yang ada di masyarakat. Sebagian besar mengajarkan bagaimana perempuan harus bersikap pasif pada hidupnya. Banyak dari kita diajarakan untuk “menahan diri” agar bisa diterima sebagai perempuan yang sesungguhnya. Pada akhirnya standar-standar itu membuat banyak perempuan merasa tidak cukup dengan diri sendiri. Tak jarang kelelahan psikis pun menyerang para perempuan yang sudah terlalu lama membohongi diri mereka sendiri. Standar itu lahir di zaman yang berbeda, dan...