Menjadi Diri Sendiri Bukan Sebuah Kesalahan

 



Pernah gak sih kamu menatap cermin dan bertanya – sebenarnya aku ini siapa? Di momen itu rasanya seperti kamu tidak benar-benar mengenali wajah yang ada dihadapanmu. Terkadang segudang keraguan dan ketakutan muncul bersamaan ketika menyadari bahwa masih ada bagian dari diri yang disembunyikan. Seperti sebuah beban yang diam-diam tertahan hanya karena tidak yakin – bagaimana jika sisi paling jujur dari diri ini tidak sesuai dengan standar yang ada?

Sejak dulu kita telah dikenalkan dengan banyaknya standar perempuan yang ada di masyarakat. Sebagian besar mengajarkan bagaimana perempuan harus bersikap pasif pada hidupnya. Banyak dari kita diajarakan untuk “menahan diri” agar bisa diterima sebagai perempuan yang sesungguhnya. Pada akhirnya standar-standar itu membuat banyak perempuan merasa tidak cukup dengan diri sendiri. Tak jarang kelelahan psikis pun menyerang para perempuan yang sudah terlalu lama membohongi diri mereka sendiri.

Standar itu lahir di zaman yang berbeda, dan saat ini zaman telah berubah. Apa yang dulu dianggap “seharusnya” bukan berarti masih relevan untuk hari ini. Kamu tidak wajib mewarisi sesuatu yang bahkan tidak dirancang untuk dirimu.

Jangan lagi takut untuk menjadi diri sendiri meski mungkin tidak selalu sesuai dengan standar yang ada. Perempuan berhak untuk mengekspresikan dirinya dengan bebas. Karena menampilkan sisi paling otentik dari diri sendiri bukanlah sebuah aib, melainkan bentuk dari kejujuran terhadap diri sendiri. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pada Akhirnya, Aku Mengerti Mengapa Kamu Pergi Lebih Dulu

Mengenal Kata Cukup Sebelum Kehilangan Diri Sendiri